Kabupaten Gowa — TapakNusantara.id Forum Merah Putih Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sadar dan paham hukum melalui kegiatan Edukasi Dasar-Dasar Hukum bertema: “Mengenal Hukum Sejak Dini, Dari Sekolah untuk Masa Depan”, yang berlangsung di Ruang Lt. Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua OSIS se-Kabupaten Gowa.
Hadir memberikan materi penguatan, Wakil Dekan III Fakultas Syari’ah dan Hukum, Prof. Dr. Hj. Rahmatiah HL., M.Pd, yang menekankan pentingnya edukasi hukum sejak dini sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda. Beliau menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat strategis untuk menanamkan pemahaman tentang hak, kewajiban, serta nilai-nilai keadilan dan integritas.
Sebagai pemateri kedua, hadir A. Muhammad Ihsan RA, S.S, yang memberikan sudut pandang mengenai penerapan hukum dalam kehidupan sehari-hari serta bagaimana pelajar dapat menjadi pelopor budaya sadar hukum di lingkungan sekolah masing-masing. Pemateri memaparkan bahwa pemahaman sederhana tentang aturan, etika, dan tanggung jawab sosial sudah cukup untuk membentuk perilaku yang mencerminkan kedewasaan hukum pada generasi muda.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 2 Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Andi Tasri Palussei, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Forum Merah Putih.
Beliau menuturkan,
“Kesadaran hukum harus dimulai dari sekolah. Kegiatan seperti ini adalah langkah nyata dalam menyiapkan generasi yang cerdas, beretika, dan taat aturan. Ini bukan sekadar edukasi, tetapi investasi jangka panjang untuk bangsa.”
Di sisi lain, Ketua Umum Forum Merah Putih Sulawesi Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi ini akan terus berupaya menghadirkan kegiatan pembinaan yang relevan bagi pelajar.
Beliau mengatakan,
“Edukasi hukum sejak dini sangat penting. Forum Merah Putih ingin memastikan generasi muda tumbuh dengan pemahaman kuat tentang hukum, keadilan, dan tanggung jawab. Inilah langkah kecil menuju masa depan yang lebih beradab.”
Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Hukum dan HAM Forum Merah Putih, Faried Wajidy, juga memberikan sambutan penuh harapan.
Ia menyampaikan,
“Kegiatan ini bukan hanya ruang belajar, tetapi ruang dialog. Kami berharap para ketua OSIS dapat menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing, menyebarkan pesan bahwa hukum adalah pelindung yang menuntun arah.”
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Mereka mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar hukum, contoh pelanggaran umum di kalangan pelajar, hingga pentingnya moral, etika, dan disiplin sebagai bagian dari kesadaran hukum.
Melalui kegiatan ini, Forum Merah Putih Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas — sebagai pijakan menuju masa depan yang tertib, aman, dan berkeadilan.
Editor : Noval Publikasi&Media
